
Cinta adalah sesuatu yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata ataupun gerak visual yang bisa diisyaratkan. Namun, kepada seseorang yang mengerti cinta, kedatangannya dapat dengan mudah dikenali dan dirasakan. Dimana, Cinta dikatakan oleh banyak orang sebagai perasaan simpati, empati, ketertarikan, ataupun keinginan untuk selalu melindungi, dan masih banyak lagi. Untuk seseorang yang jatuh cinta, dunia akan terasa lebih berwarna dan seakan-akan selalu membuat kita bahagia. Oleh karenanya, setiap insan yang jatuh cinta akan terlihat selalu tersenyum dan menjadi serendipiti. Pada umumnya seseorang akan jatuh cinta dengan cara yang klandestin dan memang begitu adanya, karena jatuh cinta adalah hal yang tiba-tiba dan tak bisa dielak adanya. Oleh karena itu, ketika insan itu merasa bahwa cintanya pergi maka seketika itu dunia berubah menjadi ruang gelap gulita dibaluti kesedihan. Dan ruangan itu bagaikan candrawama yang kehilangan putihnya.
Penafsiran cinta itu sendiri belum bisa dijelaskan secara jelas oleh penulis. Namun penulis mencoba sebisa mungkin menuangkan perasaan penulis dalam beberapa untaian kata sehingga menjadi satu paragraf di atas yang diharapkan mewakili seluruh emosi dan perasaan penulis.
Selanjutnya, akan diberikan penafsiran cinta oleh beberapa ahli
- Khalil Gibran : Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia karena cinta itu membangkitkan semangat hukum-hukum kemanusiaan dan gejala-gejala alami pun tak bisa mengubah jalannya. Cinta ibarat seekor burung cantik, meminta untuk ditangkap tapi menolak untuk disakiti.
- Quraish Shihab : Cinta adalah kecenderungan hati kepada sesuatu karena kenikmatan dan manfaat yang dapat diperoleh dari yang dicintai.
- Hamka : Cinta adalah perasaan yang mesti ada pada setiap manusia. ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih, dan suci. Hanya saja tanahnyalah yang berlainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, dan perkara tercela lainnya. Tetapi jika ia jatuh ke tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi, dan lain-lain yang terpuji.
- Ibnul Qayyim al-Jauziah : Cinta adalah luapan hati dan gejolaknya saat dirundung keinginan untuk bertemu dengan sang kekasih
- Eric Fromm : Cinta adalah suatu seni yang memerlukan pengetahuan serta latihan. Cinta adalah suatu kegiatan dan bukan merupakan pengaruh yang pasif. salah satu esensi dari cinta adalah adanya kreativitas dalam diri seseorang, terutama dalam aspek memberi dan bukan hanya menerima.
Dan masih banyak lagi … 🙂
Namun dari beberapa penafsiran oleh beberapa ahli di atas, yang paling berkesan menurut penulis adalah apa yang dikatakan oleh Khalil Gibran dimana ia mengibaratkan Cinta itu seperti Burung yang cantik. “Meminta untuk ditangkap tapi menolak untuk disakiti”. Karena memang seharusnya orang yang mencintai tidak akan melukai orang yang dicintainya namun akan menjaganya dengan sepenuh hati dan seluruh jiwa raganya.
Untuk dua insan yang saling mencintai, mereka merasa “Dunia ini hanyalah milik berdua”. Mungkin hal itu dapat dijelaskan dengan perasaan mereka yang sama yaitu sama-sama saling mencintai. Dan dari beberapa penelitian ditemukan bahwa mereka ( dua insan yang saling mencintai itu ) berada dalam kondisi emosi dan fisik yang sama. Yaitu diketahui bahwa pola napas maupun detak jantung yang akan beriringan dan seirama saat mereka duduk berdekatan satu sama lain tanpa harus berbicara atau bergandengan tangan. Ajaibnya, hal itu tidak ditemukan ketika insan itu bertemu dengan orang asing.
Berdasarkan researcher of California University, Fakta lain yang ditemukan adalah detak jantung yang berhenti sejenak ketika dua insan yang saling mencintai itu bertemu.
Dari Daily Mail(12/02), Ketua peneliti Professor Emilio Ferrer berkata bahwa ” Kami telah melihat banyak penelitian yang melihat kecocokan emosi pada pasangan. Namun penelitian ini bahkan melihat keserasian dalam bentuk fisik.”
Dr. Sean Mackey, MD, PhD adalah kepala Divisi Pain Management di Fakultas Kedokteran Standford University Amerika Serikat mengatakan bahwa ” Cinta mampu mengurangi rasa sakit kerena seseorang akan menemukan kenyamanan saat berdekatan dengan yang dicintainya”.
Dan jatuh cinta itu dapat melancarkan sirkulasi darah. Saat bertemu dengan orang yang dicintai, otak akan mengirimkan impuls ke jantung sehingga berdetak lebih cepat dari biasanya. Hal ini menyebabkan peningkatan aliran darah ke tubuh dan kerja organ menjadi lebih efisien (vemale).
Oleh karena itu, Jatuh Cintalah karena jatuh cinta itu membuat kita Gila (positif), Bahagia, dan Sehat. 🙂 😉